Berendam di Puncak Drajat (Drajat pass) Garut

Di musim Pandemi kayak gini gak banyak pilihan buat piknik, apalagi kalau habis dari luar kota, di jamin orang kantor atau tetangga pada "sinis" ngeliat kita hahahaha. maklum virus corona layaknya sudah di cap "hina" oleh masyarakat kita. makanya kalau gak mau terlihat "hina" Keep Healty guyss....

Pemandian Puncak Drajat Garut

Jadi kalau biasanya hari libur kami sering berpergerian ke luar rumah, namun kali ini kami seringnya di rumah ngurus tanaman (hobi baru ceritanya), namun beberapa minggu kemarin tetangga rumah mengajak kami untuk berendam air panas di garut, langsung lahh gasss tanpa basa-basi menuju garut..

Kami berangkat sekitar pukul 8 pagi dengan menggunakan sepeda motor, hanya 4 keluarga saja yang ikut dalam perjalanan kali ini (keluarga saya, difa, adul dan abi), awalnya cukup banyak yang akan ikut, namun wacana tetaplah wacana berbeda dengan aslinya hehehhe. tak lupa masing-masing dari kami membawa bocil, yah maklum piknik kali ini emang di niatkan untuk mengasuh bocil hihiihihi.

Perjalanan dari Bandung - Kawasan Drajat membutuhkan waktu sekitar 2 jam perjalanan, selama perjalanan kami banyak berhentinya, entah itu beli bensin, ambil uang di atm maupun beli cemilan, hehehe. tips nih untuk yang mau berendam di puncak drajat sebaiknya bawa cemilan dari luar/rumah untuk meminimalisir budget hehehee


Bocil On Puncak Drajat

Singkat cerita kami sampai tepat di pintu masuk Drajat Pass, namun kami memilih kolam yang masih berada di atasnya (mitosnya semakin ke atas semakin murah),, kamipun melewati beberapa tanjakan lagi namun kemudian motor difa sudah tak kuat menanjak dikarenakan tanjakan yang memang sangat curam dan beban yang berlebihan, si adul pun lalu mengevakuasi istri dan anak korban (difa). si difa pun di tinggal sendirian bye bye difa hehehhee

Jadi di kawasan drajat ini ada beberapa tempat pemandian air panas khusus untuk umum namun ada juga yang private sih, biasanya di sewakan bersama villanya, jadi pilihlah sesuai budget hehehehe..

Karena budget kami pas-pasan terpaksa memilih yang cukup murah, namanya "Puncak Darajat" (untuk lokasi silahkan google maps), kami datang sekitar jam 11 siangan. parkiran tidak begitu ramai seperti weekend biasanya, mungkin karena masih sedang ada virus kopiiid yang melanda indonesia.

Tiket masuknya sendiri sebesar 25rb/orang, untuk anak yang sudah 3 tahun di kenakan biaya, yah walaupun anak saya sudah umur 3 tahun lebih tetapi kami hanya membeli 2 tiket saja biar irit hehehe, untung saja waktu pas masuk ke kolam renang tidak di minta tiket tambahan untuk anak ^_^

Karena kami baru sampai, akhirnya kami botram (makan siang bersama) terlebih dahulu. Oh yah, disini tersedia banyak tempat untuk berteduh.

Suasa Puncak Drajat saat pandemi kopid

Di puncak drajat ini tersedia kolam renang Anak Panas (di paling atas), Dewasa Panas (di tengah), dan Anak Hangat (di paling bawah), Setelah makan siang pertama-tama kami mencoba Kolam renang Anak Panas yang posisinya berada di paling atas, tepat depan pintu masuk.

Belum saja seluruh tubuh masuk ke dalam kolam renang, kaki seperti terbakar karena kolam air yang sangat panas, maklum saja ini terjadi di siang hari yang terik yang menyebabkan air menyerap dari panas matahari, "sudah mah air panas di tambah cuaca panas rasain sendiri lah ahhaha", akhirnya kami mengurungkan niat untuk nyebur ..

Tak berselang lama, kami pindah spot ke tempat kolam air hangat yang lokasinya berada di paling bawah, terdapat seluncuran lurus juga disini, anak-anak bermain dengan ceria, disini juga kita bisa melihat langsung pemandangan kota garut di atas ketinggian, kalau cuaca sedang bagus terlihat gunung cikuray di sebelah tenggara berdiri dengan gagahnya..

Berendam

Bermain di puncak drajat

Pemandangan kota garut dan gunung cikuray

Semakin menjelang sore cuaca sekitar semakin dingin dan berkabut, waktu yang pas untuk berendam, saya dan abi mencoba berendam di kolam Air Panas dewasa, sangat nikmat tiada tara, seolah badan2 sedang di pijat. karena bocil2 sudah terlalu lama bermain di air, akhirnya kami bergegas ganti baju dan bersiap untuk pulang..


Bocil On Puncak Drajat, dingin

Sebenernya bisa saja sih kita berlama2 disini yaitu dengan cara menginap di penginapan yang disediakan oleh pengelola kolam renang itu sendiri, yah mungkin next time, karena esok hari kami sudah harus memulai bekerja kembali memulai aktifitas menguli untuk mencari sesuap nasi.

Bagi kami Ini liburan yang cukup murah,terlebih kami tidak perlu membeli makan siang di lokasi, artinya kita cukup membawa bekal dari rumah saja untuk mengirit pengeluaran.. 


Budget Selama Berendam Di puncak drajat


Bensin Motor : Bandung - Drajat PP = 30rb

Tiker Masuk : 25rbx2 orang = 50rb

Parkir Motor = 3rb

Total 83rb Bertiga


Biaya ini tanpa membeli makanan ataupun minuman karena kami sudah membawanya dari rumah

Selamat Liburan....













Ayye Arifin

We Are Crazy ^_^

No comments:

Post a Comment