Backpacker Murah Ke Pantai Sayang Heulang

Well kali ini saya mau nyeritain perjalanan backpacker ke pantai sayang heulang garut bareng keluarga kecil.
Sedikit cerita, pantai sayang heulang ini berada di selatan garut, tepatnya di pameungpek, lokasinya gak jauh dari pantai santolo, karena tepat bersebelahan langsung..


Kami berangkat dari bandung sekitar pukul 6 pagi,, menggunakan sepeda motor menembus lalu lintas yang sudah mulai semrawut.. Singkat cerita sekitar pukul 07.30 kami sudah tiba di garut..
Di garut kami menunggu supermarket buka untuk membeli gas portable (lumayan harganya lebih murah daripada minimarket hehehe), sambil menunggu kami nongkrong sebari ngemil cemilan yang di bawa. #yummy :)

Sambil menunggu supermarket buka
Setelah membeli gas portable kamipun melanjutkan perjalanan. Hal yang paling menyenangkan dari perjalanan menuju pameungpeuk adalah kita bisa melihat gunung-gunung di garut seperti guntur , cikuray, papandayan yang mempesona serta perkebunan teh yang memikat mata, sungguh perjalanan yang menyenangkan batin bisa merasakan keindahan yang Maha Kuasa... (Btw, maaf kalau poto cikuray, papandayan dan perkebunan teh nya gak aku foto, hanya terekam dalam memori ingatan hihihihi)

Pemandangan gunung guntur
Dari perkebunan teh cikajang, kami menurunkan kecepatan sepeda motor karena memang jalanan yang sedari tadi aspal mulus berubah menjadi aspal tambalan, hal tersebut cukup membuat perjalanan kami sedikit kurang nyaman, sesekali kami menepi untuk sekedar beristirahat, tapi katanya sih istri saya agak sedikit mual dengan perjalanan yang berkelak-kelok di tambah jalan yang bikin perut naik turun, padahal saya bawa motornya udah pelan banget pake perasaan, mungkin emang doi dasarnya gampang mual hahahaha...

Sekitar Pukul 10.30, kami tiba di pantai sayang heulang, langsung saja kami menuju penginapan yang tak jauh dari pintu masuk. Btw, sebelumnya kami sudah booking penginapan di salah satu travel online, harganya cuman 75K, yah ada harga ada kualitas, gak usah nanya ada AC nya atau enggak yah hehehehe,... yang penting ada kasur, kipas angin, dan kamar mandi di dalam, udah cukup bagi kami untuk bisa rebahan.

Penginapan karang laut

Sekitar pukul 12 setelah rebahan sebentar, saya seorang diri pergi keluar dari area pantai sayang heulang, tujuannya untuk membeli perbekalan seperti mie instan, telur, maupun cemilan di sebuah minimarket.. memang agak lumayan jauh sih jarak pantai ke minimarket, jadi belilah amunisi secukupnya, kalau kurang kan opsinya tinggal beli ke warung di pantai, namun harganya mahal .. hihihihi (resiko)

Sekalian beli rujak di jalan,, harganya cuman 5k ,, murah beuttt...
Pukul 02.00 siang si bocah gak sabar pengen main pantai, memang jarak penginapan (hotel karang laut) dengan bibir pantai hanya terpisahkan oleh jalanan umum saja.. so pasti bisa main ke pantai kapan saja.. hihiihihi.. Oh yah pantai sayang heulang ini cukup aman untuk anak2 bermain di bibir pantai, karena terdapat karang-karang laut yang menghalangi ombak untuk bisa sampai ke bibir pantai. Anak saya-pun sampe betah main air sebari mencari ikan-ikan kecil yang terjebak di kubangan karang hehhee..

Pantai sayang heulang

Main air menangkap ikan
Biarlah, yang penting dia senang :)
Sekitar pukul 4 sore kami bergegas kembali ke penginapan untuk mandi, rencananya setelah ini kami akan menikmati sunset, namun sepertinya awan agak menghalangi senja yang akan tenggelam, ya sudah tak apa , kami memutuskan untuk menikmati sore di pantai sayang heulang bagian barat untuk sekedar bermain pasir bersama keluarga.

Main pasir lagi

Sunset yang tertutup mendung, sad..


Hari sudah semakin gelap, kami-pun mampir di sebuah warung makan, sebenernya banyak sekali warung makan yang tersedia, namun kami memilih yang agak ramean dikit.. biasanya yang rame itu kalau gak murah yah enak.. (persepsi orang awam) hihihiih..
Namun sejauh mata memandang kami tidak menemukan warung makan yang rame, wajar saja karena memang pada waktu itu wisatawan yang mengunjung pantai sayang sedang sepi, padahal sih ini weekend loh.....
Alhasil kami-pun memilih rumah makan kang ulep sebagai destinasi kuliner di malam hari. Dari hasil tawar menawar kami mendapatkan harga 60rb, dengan rincian, ikan bawal 1/2 Kg, cah kangkung,  lalaban, nasi 2 porsi, dan sambel kecap yang uenak abis... saya gak tau itu harganya murah atau mahal, namun di lihat dari rasa dan besarnya ikan , sangat worth it sih menurut saya , malah ikannya masih ada sisa setelah kita makan bertiga.. hehehe

Beli seafood dulu
Pagi hari kami pergi menuju barat pantai sayang heulang lagi, niat hati menyebrang ke pulau santolo namun air belum surut alias lagi sedikit pasang, yah walaupun sebenarnya bisa-bisa saja menyebrang dengan kedalaman air se perut/sepinggang orang dewasa.. tapi kami putuskan tidak !! (karena resiko bawa barang elektronik) hehehe.

Menyebrang ke pulau santolo dari pantai sayang heulang
So, kami hanya bermain pasir sekaligus melihat orang2 menyebrang ke pulau santolo... FYI, pulau santolo adalah pulau yang berada tak jauh dari pantai santolo maupun sayang heulang, bisa di bilang perbatasan lah. Kalau air laut agak surut kita bisa menyebrang dengan mudah ke pulau santolo, jaraknya pun tidak terlalu jauh ...

Destinasi yang saling berdekatan
Hari sudah semakin siang. setelah puas bermain di pantai sekitar pukul 09.30 kami kembali ke penginapan untuk packing ulang dan bergegas kembali ke bandung.

Finally sekitar jam 10.30 kami meninggalkan pantai sayang heulang...

Foto keluarga dulu di pantai sayang heulang :)
*Rincian harga Bacpacker ke pantai sayang heulang
- Penginapan  : 75K
- Tiket Masuk : 20K (udah sama motor)
- Bensin : 70K
- Belanja (Termasuk jajan + Portable) : 70K
- Makan Malam  :60K
Total : 295K (untuk bertiga)

*untuk meminimalisir budget, kami membawa gas portable dan beberapa perbekalan dari rumah

Video Backpacker ke pantai Sayang heulang garut




Ayye Arifin

We Are Crazy ^_^

No comments:

Post a Comment