Curug Bugbrug Tempat Pelarian Terbaik Di Bandung

Setelah bersantai pagi hari di Curug Pelangi Cimahi, destinasi selanjutnya adalah Curug Bugbrug. Sebenarnya di daerah parongpong banyak sekali wisata curugnya, namun curug bubrug inilah yang membuat saya penasaran karena secara pribadi saya juga belum pernah kesana, jadi sekalian nganter temen juga yang pengen kesono. hehehee

Curug Bugbrug

Sebelumnya kata petugas tiket di curug pelangi cimahi bahwa curug bugbrug sedang tutup, entah apa penyebabnya, ngomongnya sih karena ada renovasi, tapi karena rasa penasaran yang tinggi akhirnya kami tetap lanjut menuju curug bubrug, via dusun bambu atau biasa di sebut jalur komando.

Ada banyak jalur untuk menuju curug bugbrug ini, selain via Jalur Komando (dekat dusun bambu), ada juga jalur via Villa Istana Bunga, maupun via C.I.C (Ciwangun Indah Camp) btw kayak naek gunung aja banyak jalurnya hehehe. Oh yah, alasan kami memilih jalur komando karena jaraknya yang tidak terlalu jauh dengan Curug Pelangi Cimahi. Setelah masuk jalur komando patokannya adalah masjid di kanan jalan, nah di pinggir masjid ada gang kecil, disitulah awal treking menuju curug bugbrug. Namun saat kami tanya mengenai lokasi parkir ternyata warga sekitar sudah tidak mau lagi dititipkan motor oleh wisatawan karena banyak kejadian yang "tidak mengenakan", ini sih katanya yah.... faktanya saya tidak tau... hheee

Tadinya mau pindah jalur via C.I.C, namun karena sudah terlanjur berada di jalur komando akhirnya saya parkirkan saja motor di Dusun Bambu, karena jarak dari gang masuk dengan dusun bambu tidak terlalu jauh, walaupun tiket parkir 5rebu tetapi motor aman sentosa.. hiiihhh cmiwwww ..

Perjalanan di mulai dari gang kecil sebelah masjid, melewati rumah-rumah penduduk, setelah melewati rumah penduduk tibalah di sebuah perkebunan milik warga, dari kebun warga suara gemericik curug bugbrug sudah mulai terdengar, tinggal  mengikuti jalan ke bawah, ada beberapa percabangan jalan, jika tidak tau tanya saja kepada warga yang sedang berkebun dan jangan lupa berikan senyum terindahmu. :)

Benar saja apa yang dikatakan petugas tadi bahwa curug bugbrug ini sedang tutup, gerbang besi nan besar dikunci oleh gembok yang besar pula, pinggiran gerbangpun di pagari oleh besi kawat yang rumit. Namun pada saat itu bukan kami saja yang datang untuk menikmati curug bugbrug. kami bertemu 4 remaja tanggung (2 cowok + 2 cewe) yang sedang melewati pagar kawat, wah ini sih namanya ilegal, karena kentang juga (kena tanggung) akhirnya kami putuskan untuk meniru tindakan ilegal yang dilakukan 4 remaja tanggung tadi tapi dengan cara yang berbeda, memanjat pagar !! yaps, tindakan ini tidak untuk di tiru !! maapin saya yang yang waktu itu kalap mata liat curug indah depan mata.

Dari pintu pagar tersebut kami harus menuruni trek yang licin sisa hujan semalam. Oh yah, ternyata disebelah selatan ada pagar kecil yang di buka, hadeuh tau gitu gak ush panjat2 pager kelihatan banget kan ilegalnya huuhhhh. Sebenernya warga sekitar tidak melarang untuk mengunjungi curug bugbrug, namun balik lagi ke diri masing-masing supaya bisa menjaga sikap dan tatakrama selama berada di curug.

Menuruni setengah nya tebing ini untuk bisa mencapai curug bugbrug
Curug Bugbrug
Curug Bugbrug diambil dalam bahasa sunda yang artinya bertumpuk, sesuai dengan namanya curug bugbrug ini memiliki air yang jatuh dari atas ke bawah terlihat seperti bertumpuk-tumpuk dan suara jatuhnya air terdengar brug-brug-brug. jadi kalau di tanya mengapa namanya curug bugbrug pasti sudah tau dong hehehee. Karena Hp lowbet jadi tidak banyak foto yang saya dapat.. hikss...

Keindahan Curug Bugbrug
Curug Bugbrug memiliki ketinggian sekitar 50 meter, sedangkan kedalaman kolamnya 3-4 meter, tidak disarankan untuk berenang terlebih saat musim hujan. Tapi menurut saya curug bugbrug ini salah satu tempat pelarian terbaik untuk menenangkan pikiran, tempatnya yang masih asri dan alami menjadikan salah satu destinasi wisata alam yang musti di coba bagi kalian para petualang. namun tetap jaga kebersihan saat kalian mengunjungi curug bugbrug ini, kasian kan alam yang indah di kotori oleh tangan kotor manusia.. cheers..........

Ayye Arifin

We Are Crazy ^_^

No comments:

Post a Comment