Bersih - Bersih hingga Berburu Sunrise di Pantai Sawarna Banten

Pernahkah mendengar nama pantai sawarna?? gue yakin orang Bandung dan Jakarta pasti tau dengan pantai yang satu ini, secara 4 tahun kebelakang pantai sawarna ini menjadi wisata pantai selatan yang paling banyak dijadikan tujuan destinasi oleh warga Jawa Barat dan sekitarnya.


Lokasi
Pantai sawarna ini berada di Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten

Rute untuk menuju pantai sawarna dari Bandung
Bandung - Cianjur - Sukabumi - Pelabuhan Ratu - Sawarna

Transportasi dari Bandung menuju Sawarna
Sebenernya sih enak menggunakan kendaraan pribadi khususnya roda dua bisa langsung mengikuti rute di atas, karena kalau di hitung-hitung dari segi budget (ciiee budget) naik kendaraan roda dua jauh lebih murah ketimbang menggunakan kendaraan umum, tapi untuk yang mau menggunakan kendaraan umum bisa di coba.

Kendaraan Umum :
*Terminal Leuwi Panjang (Bandung) - Sukabumi mengggunakan Bus MGI 
*Sukabumi - Pelabuhan Ratu menggunakan bus MGI atau ELF
*Pelabuhan Ratu - Sawarna menggunakan ELF yang konon katanya hanya ada 1x menuju sawarna setiap pukul 8 pagi (gak tentu juga sihh jadwalnya), jadi pastikan dari bandungnya malem yah hehehe. tapiiii kalau ketinggalan ELF yang menuju ke sawarna kalian bisa menggunakan ELF yang menuju bayah, nanti minta turun aja ke abang supirnya minta turun di pertigaan menuju sawarna. nah dari pertigaan bisa di lanjutkan dengan ojeg.
 
Sebenernya sih dulu gue udh pernah ke pantai sawarna bareng anak2 kampus, tapi kali ini gue cuman berdua doang bareng travelmate gue, dengan misi yang berbeda tentunya, yaps,, kami pengen bersih-bersih pantai, rasanya sudah lama banget tidak mungut sampah di pinggir pantai, terakhir kali waktu berada di malang. Well, Lets go Sawarna ....

Kami menggunakan sepeda motor dari Bandung dan berangkat pukul 05.30 pagi, rencananya berangkat pukul 05.00 (setelah sholat subuh) tapi namanya orang indonesia ga afdol kalau gak buat jam karet hahaha
Rute yang kami lalui sama seperti yang di atas (Bandung - Cianjur - Sukabumi - Pelabuhan Ratu - Sawarna).
Sekitar pukul 08.00 kami sudah sampai di Sukabumi tepatnya di jalan raya pelabuhan ratu,  kami beristirahat sejenak di sebuah minimarket sekalian membeli perbekalan untuk camping nanti disana.

08.30 kami melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Ratu, di tengah perjalanan kami mengalami pecah ban, untung saja motor tidak terjatuh dan berhasil gue kendalikan, akhirnya kami menepi dulu dan bertanya kepada warga sekitar mengenai lokasi tambal ban terdekat, untung saja 100meter dari kejadian terdapat tukang tambal ban, bersyukur masih di beri keselamatan dan jalan yang mudah. usut punya usut pecah ban tersebut di akibatkan ban motor yang gue naikin udah gundul, maklum gue make motor orang jadi gak sempet gue cek sih *ngeles hehehee, ~ada baiknya cek terlebih dahulu kondisi kendaraan kalian saat ingin berpergian jauh~

11.00 kami sampai di Pom Bensin Pelabuhan Ratu, pom bensin pelabuhan ratu ini menjadi titik terakhir bwt kalian yang ingin merasakan bensin langsung dari tangki pertamina, karena disepanjang jalan menuju sawarna tidak ada pom, hanya ada penjual bensin eceran hehehhee. berhubung kami berangkat hari jumat, jadi gue musti nyari mesjid terlebih dahulu untuk menunaikan ibadah sholat jum'at.

Pelabuhan Ratu - Sawarna
Perjalanan dari pelabuahan Ratu menuju Sawarna tidak akan membuat kalian bosan, terlebih lagi sepanjang perjalanan kita disuguhkan oleh pemandangan jajaran pantai dan lautan lepas cmiiiwiw,, sebelum menuju sawarna nanti kalian akan melewati bukit habibie, spot favorit untuk foto pemandangan seperti ini

Foto ini diambil saat pulang dari sawarna dan cuaca waktu itu sedang mendung
Dari bukit habibie ini menyisakan perjalanan sekitar 40 menitan lagi untuk sampai di sawarna, and finally setibanya di pertigaan kecil yang akan menuju kawasan pantai sawarna terdapat sekelompok warga yang meminta pungutan gak jelas (Pungli lah),, kalau dulu sih punglinya sedikit sopan dengan menyediakan kaleng bekas khong-guan lalu di sodorkan kepada pengguna jalan, tapi kali ini berbeda, kami di berhentikan terus mereka meminta uang "seiklasnya"-katanya, berhubungan kami gak ada receh jadi gue ngomong aja ke si akangnya kalau kami emang gak ada receh, lalu si akangnya membiarkan kami pergi. Baru saja kami maju sekitar 1km, ehh udah ada sekelompok remaja yang menghadang kami kembali, kami di mintai uang ataupun rokok, Geram dengan tindakan mereka gue alesan aja dengan berkata "Atos se'ep a kunu di pengker" atau bahasa indonesianya "Sudah habis a buat yang di belakang" awalnya sih mereka maksa-maksa gak membiarkan kami pergi, tapi lama kelamaan kami dibiarkan pergi dengan sendiri.. huftt 

Lucunya bukan 1 atau 2 kelompok saja melainkan 5 kelompok yang memberhentikan gue saat akan menuju pantai sawarna, bayangkan 5 kelompok meeeennnnn !! entah karena sedang long weekend atau emang setiap hari kayak gini yah. seakan ini menjadi peluang bagi mereka untuk meminta uang ataupun rokok di atas nama besar "SAWARNA"... SAWARNA YANG DULU BERBEDA DENGAN YANG SEKARANG !!

13.30 WIB
Untuk bisa sampai di pantai sawarna ini kami membutuhkan waktu 8 jam dari bandung di potong Istirahat, Sholat Jum'at dan lain2. Siang itu kami beristirahat sejenak sebari menyantap makan siang di warung langganan gue dulu pas ke sawarna, tepatnya di sebelah jembatan kayu gantung menuju pantai ciantir yang kini telah disulap menjadi jembatan gantung besi permanen. duhh sayang juga yah, padahal jembatan gantung di sawarna ini menjadi daya tarik tersendiri.

Oh yah enaknya makan di tempat warung langganan gue ini bisa ambil sepuasnya, warteg ala prasmanan gitu coy, cocok banget buat yang kelaperan dan baper kayak kita2 ini hahaha, yaudin tanpa basa-basi gue ambil nasi dan sayur mayur yang banyak, si novi kayak kelaperan tuh tumben2nya dia makan kayak orang kesurupan hhhaha.

Setelah nikmat menggelinjang, kami pun bersiap2 menuju pantai, tapi sebelum itu kami membeli air mineral terlebih dahulu di indomaret, oh yah sekarang di sawarna ini udah ada 2 minimarket ternama, jadi jangan heran kalau kalian datang kesini suasananya udah kayak seperti di pangandaran hihihiihi.

Cuaca waktu itu lagi panas-panasnya, matahari seakan ada dua di tambah lagi semakin siang semakin banyak pula pengunjung yang datang (makin gerah aja) apalagi banyak yang menggunakan mobil pribadi jadinyya (maceet euy aseli), melihat kondisi suasana pantai ciantir yang ramenya minta ampun, kamipun memutuskan untuk tidak nge camp dan bermalam di pantai ciantir ini, karena gue pribadi gak suka keramaian, karena keramaian tidak memberikan gue kedamaian, uuuhhuuuk. akhirnya kami pindah spot ke pantai Legon Pari.
Pantai ciantir merupakan Icon dari Pantai Sawarna, atau bisa di bilang pantai sawarna ini merupakan pantai ciantir
Pantai Legon Pari
Lokasi Pantai Legon pari sendiri berada sekitar 2km di sebelah timur pantai ciantir, hanya terpisahkan oleh pantai tanjung layar, pantai-pantai ini masih termasuk dalam kawasan wisata pantai sawarna. Untuk menuju ke pantai legon pari ini hanya bisa menggunakan kendaraan roda dua (pribadi/ojeg) ataupun jalan kaki (tapi lumayan jauh) karena akses jalannya yang sempit. Selain itu kita akan melewati jembatan kayu gantung yang masih ada dan jalan sempit yang rusak, tapi itu semua bakalan ditemenin oleh pemandangan sawah yang hijau nan ciamiiik..

Jembatan Menuju Pantai Legon Pari

Tiket Masuk Kawasan Pantai Sawarna
Tiket masuknya sendiri sebesar 5rb/orang + 2rb/motor, 
*untuk tiket masuk legon pari sudah termasuk tiket masuk pantai karang taraje, 
*sedangkan untuk tiket masuk pantai ciantir sudah termasuk tiket masuk pantai tanjung layar

jadi tiap pantai tiketnya berbeda yah, tapi jika kalian ingin menikmati semua pantai dalam 1 tiket kalian bisa menyusuri pantai ciantir - pantai tanjung layar - pantai legon pari - pantai karang taraje, jadi siapkan fisik kalian buat menyusuri pantai-pantai di sawarna ini.

Pantai Legon Pari
Karena pengunjung pantai sawarna waktu itu kebanyakan menggunakan mobil pribadi, jadi sangat jarang yang berkunjung ke pantai legon pari ini alhasil pantai legon pari tidak terlalu rame dan cenderung sepi walaupun long weekend. Pantai Legon Pari ini tidak ada penginapan seperti di pantai ciantir, hal ini menjadikan suasana semakin romantis.

Bersih-Bersih Pantai
Sebelum pasang tenda, gue dan novi bersih-bersih pantai legon pari terlebih dahulu, karena inilah tujuan kami kesini, bukan semata-mata ingin di puji ataupun di cap sebagai backpacker yang sok imut, Bukan !! dan bukan kali ini juga kami bersih-bersih pantai, karena kami selalu menganggap pantai itu sebagai rumah kami sendiri. Kalau pantai bersih kan pengunjung yang dateng juga seneng, batinpun rasanya damai dan tenang.
Bersih-Bersih Pantai

Walaupun Terlihat bersih, pantai legon pari inipun tak luput dari sampah, masih banyak sampah yang berceceran, seperti puntung rokok,  bungkus pop mie, botol mineral sejuta umat hingga bungkus kondom, what the f*ck !! ciyuss inimah euyy...

Kami dibantu oleh 2 orang anak asli sawarna, tanpa disuruh ataupun dimintai bantuan mereka menghampiri kami sebari memungut sampah dan memasukannya ke dalam trash bag hitam yang gue bawa dari bandung.... uhh sweet sekalee moment ini rasanya hati gue menggelinjang senang gak karuan...

Karena dibantu oleh 2 orang, kami pun berhasil mengumpulkan sampah dengan cepat, sampah plastik dan puntung rokok masih mendominasi urutan sampah paling banyak jumlahnya. walaupun puntung rokok itu kecil dan nyaris tak terlihat tapi bagaimana jadinya jika jumlahnya mencapai puluhan bahkan ratusan?? seperti kertas putih bersih yang memiliki coretan kecil tapi banyak, gak enak di lihat bro !! Ayo guys kami mengajak untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, simpan puntung rokokmu di saku celana uuhhhhhhh da kalian mah bageur, sholeh, ganteng deuihh...

Btw kami gak sempet foto bareng  bersama 2 anak kecil tersebut, karena ketika trash bag terisi penuh kami masih harus membuangnya ke tempat sampah yang semestinya dan si 2 anak kecil tersebut langsung menghilang (mungkin bermain ombak kembali). Setelah acara bersih-bersih pantai kamipun bermain air sejenak di pantai legon pari, pasir putih dan ombak yang tidak terlalu besar menggoda kami disore hari.

~Pantai Legon Pari~

Bermain di Pantai Legon Pari
Ombak di Pantai Legon Pari sendiri tidak terlalu besar seperti di pantai ciantir, airnyapun biru jernih, pokoknya recomended banget buat kalian yang ingin bermain sebari menikmati indahnya pemandangan di pantai legon pari ini. Katanya pantai legon pari ini menjadi spot terbaik untuk melihat sunrise, kalau kalian tidak bermalam di pantai legon pari, kalian bisa menyewa ojeg yang sebelumnya harus di pesan dulu untuk berburu sunrise di pagi buta. Well setelah membangun tenda kamipun bersiap untuk menikmati sunrise keesokan harinya dan tak lupa untuk main ke pantai karang taraje yang berada di sebelahnya..

Malam Telah Tiba
Sunrise di Pantai Legon Pari Sawarna, Cantik
Saat Menuju Karang Taraje Nemu banyak ayunan... yihhhaaa
Menuju Pantai Karang Taraje
Di baca sendiri yahhhh hhahhaha
Karang + Taraje (Tangga) = Karang Taraje . hahahaha
Pantai Karang Taraje
CATATAN
Karena di pantai Legon Pari ini tidak ada penginapan, ada beberapa opsi untuk kalian yang ingin bermalam di pantai yang eksotis ini.
*Menyewa Saung yang tersedia di pinggir pantai. (harga bisa dinego)
*Membangun Tenda

Harga sewa membangun tenda sebesar 10rb/orang (sudah termasuk dengan menggunakan WC umum sepuasnya yang tersedia di pantai legon pari), waktu itu kami nego menjadi 10rb berdua tapi gak di kasih euy jadinya 15rb berdua, harga masih bisa di goyang lagi kalau bersama rombongan.

Di pantai Legon pari banyak warung-warung seperti di pantai ciantir, jadi jangan khawatir Kelaperan yah.

RINCIAN BIAYA BACKPACKER KE SAWARNA DARI BANDUNG
MAKAN dan MINUM
Cemilan (minimarket) = 12rb
Warteg                      = 26rb
Sarapan Nasgor        = 20rb
Kopi                         = 6rb
Mie Ayam  Bakso     = 24rb
Aqua                        = 20rb
Total                        = 108rb / 2 orang = 54rb/orang 
TIKET
Tiket Masuk @5000 = 10rb
Parkir                        = 2rb
Tenda                        = 15rb
Total                         = 27rb/ 2 orang = 13rb/orang 
BENSIN
Padalarang                 = 15rb
Pelabuhan Ratu          = 18rb
Pelabuhan Ratu          = 19rb
Sukabumi                   = 18rb
Total                          = 70rb/ 2 orang = 43rb/orang


Total keseluruhan = 205rb/2 orang = 102.5/orang

Catatan Penting 
~Pleasee jangan buang sampah sembarangan, jagalah alam kita dan jadilah traveler yang baik. :* ~

Ayye Arifin

We Are Crazy ^_^

2 comments:

  1. Mantap perjalanannya, seru! Keren juga bang, menikmati keindahan pantai sekaligus juga ikut bersih-bersih :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya gan seru, tapi sayangnya udah banyak pungli bwt kesononya.. iya dong , minimal mah gak buang sampah sembarangan gan .. cmiiww

      Delete