Backpacker Ke Pacitan #3, Pantai Srau yang menggoda

Hari ke 2 di pacitan, kali ini kami akan mengexplore pantai yang katanya masih “perawan”, sebelumnya kami telah mengexplore pantai klayar yang eksotis, kalau ingin tahu pesona dari pantai klayar pacitan baca postingan sebelumnya disini (klik here)



Pagi itu kami menikmati sejenak sang surya yang muncul di peradaban pantai klayar sebari mencari sarapan dan secangkir kopi hangat, tapi kabut yang lumayan tebal menyelimuti pantai klayar alhasil moment sunrisepun terlewati. Akhirnya kami hanya mencari sarapan di pantai klayar, tapi ternyata oh ternyata warung2 yang berjejer rapih masih pada tutup, menurut informasi biasanya warung2 makan tersebut mulai buka sekitar pukul 08.00 pagi, kamipun memutuskan untuk mencari sarapan dijalan sebari menuju pantai srau. Yups, pantai srau yang terletak di dusun srau, desa candi, Kec.pringkuku, Kab. Pacitan, Jawa timur menjadi destinasi pertama hari ini,  konon pantai srau ini selain terkenal pesona alamnya yang indah juga memiliki keunikan yaitu adanya karang bolong di pantai tersebut, penasaran kan? Pantengin terus ceritanya yah

Sebelum berangkat kamipun bertanya terlebih dahulu jalan menuju ke pantai srau, penduduk setempat mengarahkan kami ke arah timur pantai klayar (tidak melewati pintu masuk utama yang berada di barat), kamipun menuruti saja petunjuk arah yang diberikan, tapi kami sedikit ragu karena di awal-awal perjalanan kami harus tancap gas serta berhati-hati karena jalanan sempit dan menanjak, tapi kejutanpun tiba saat kami sampai di atas, pemandangan yang begitu luar biasa, luasnya samudera hindia terpampang indah, kami tidak sempat foto waktu itu karena kami sendiripun sedang sibuk mengendalikan motor melewati jalan rusak yang terus menanjak, hahahaha

Untuk menuju pantai srau kami harus melewati desa-desa terus di selang oleh hutan-hutan, jangan di tanya kalau masalah jalannya, selain sepi jalannya ancur-cur-cur-cur. sebenernya jalan yang kami lewati bukan jalan utama, melainkan jalan pintas, namun tetap saja meskipun disebut jalan pintas kalau ngendarainya pelan karena jalan rusak ya tetap saja lama alias boyot heehe.. walaupun melewati hutan tetapi disetiap desa-desa banyak jual bensin eceran kok, jadi jangan khawatir akan kehabisan bensin yah, hehehePerjalanan memakan waktu kurang lebih 1,5 jam-an, sempet nyasar juga sih karena salah belok pas di persimpangan (malah ke pantai lain), tapi walaupun nyasar kami tetep enjoy menikmati perjalanan apalagi waktu itu kami melewati sungai maron yang tersohor di pacitan. Hehhee

Tiket masuk pantai srau sendiri adalah 5rb/orang, jika membawa sepeda motor akan dikenai biaya parkir sebesar 2rb/motor. Baru saja tiba pantai srau kami bergegas mencari warung nasi untuk mengisi amunisi perut yang sedari tadi tidak menemukan warung nasi hahaha,, jangankan warung nasi, warung biasapun jarang mennn Hikss .. kamipun memesan nasi goreng + telor seharga 10rebu rupiah. Mari makan.......

Pantai srau ini sangat luas, sampe-sampe ada 3 bagian pantai yang terpisah oleh karang besar, kamipun menyusuri pantai srau dari ujung timur sampe ujung barat. Hingga di pantai Srau 2 (kalau gak salah) terdapat sebuah karang bolong yang menjadi icon pantai srau ini, yeahh unik sekali memang.. kamipun berhenti sejenak, lalu bergegas menuju karang bolong tersebut. Btw yang gue aneh dari pantai srau ini adalah sepinya pengunjung padahal kami berkunjung di hari weekend, sampe-sampe spot di pantai srau 2 ini dikuasai oleh kami, walaupun sempat ada beberapa pengunjung yang bermain juga di karang bolong.
Jalan beraspal di pantai srau
Private Beach?
Yang namanya anak kota kalau nemu aer yaudah maen aer sampe puas hahhaaa. Selain karena hamparan pasir putih yang lembut, keindahan serta sepinya pantai seperti private beach membuat kami semua menggebu bermain air,  tak peduli dengan cuaca panas sekalipun hahaha. Ombak di karang bolong pantai srau sendiri tidak terlalu besar karena ada beberapa karang di depan sana yang menjadi pemecah ombak, banyak sekali aktivitas yang kami lakukan di pantai karang bolong ini, seperti berenang, main pasir, nyari karang, hingga berselfie ria, nohhh si tio doyan banget selfie pake hp gue hahahahaha 
Karang Bolong di Pantai srau
Berenang gaya buyur wklwkkwkwk
Nyari Harta karun tuh si neng novi


Gak afdol dong rasanya kalau main di pinggir pantai tapi gak main kubur-kuburan, hahah. Kali ini korbannya si tio yang  di kubur, btw si adi sampe semangat banget bikin kuburannya, guepun ikut membantu menggali lubang hahaha (jahat bener yee). Taraaa... ini lah si tio yang lagi di kubur..
Enjoy in the beach
Dalem banget kuburannya sampe-sampe dia kaga bisa gerak,, hahahha .. gue iseng2 aja jailin si tio, gue nemu binatang sejenis cacing laut (maybe) yang udah mati terus gue sodorin ke si tio wkkwkw, kalian bisa melihat betapa kegirangannya gue melihat expresi ketakutan si tio, hahaha . *maaf yah bang tio , saya cuman becanda kok biar gak terlalu panik liburannya hehehhe 

Muke gue yang begitu kegirangan atas penderitaan orang lain bhahahahak
Gimana kaga girang coba, lihat mukenya kayak kayak gini hahhaa
Cukup lama kami bermain di pantai karang bolong ini, selain tempatnya asik, kami juga enjoy dan have fun, sampe-sampe kami lupa diri dan lupa waktu hehe, main di pinggir pantai sampe 4 jam, busyet dah pada kaga takut gosong hahahha. Oh yah, untuk kalian yang ingin melihat sunset di pantai srau ini ada view point yang gokil banget letaknya di sebelah barat tepatnya di pantai srau 3, karena waktu kami yang sedikit sekitar pukul 1 siang kamipun bergegas berpindah ke pantai eksotis selanjutnya .. Baca postingan selanjutnya di Pantai Watu Karung Surganya Para Peselancar

Ingat !! jangan buang sampah sembarangan yah gaess.. karena nyampah itu gak asiikk

Pantai Watu Karung Surganya Para Peselancar  <<<<<<

Ayye Arifin

We Are Crazy ^_^

6 comments:

  1. Jadi pengen kesana nih....tapi gak ada waktu

    ReplyDelete
  2. Punya cp yang punya penginapan samudera ngga bos??

    ReplyDelete
    Replies
    1. gak punya kak, soalnya yang empunya penginepannya kakek-kakek lanjut usia kak, jadi gak dicantumin cpnya, untuk lokasinya sendiri berada di sebelah timur pantai klayar kak ^^

      Delete
  3. kak, nanya dong kalo naek krta turun di solo bisa gak sih? trus ada cp penginapannya gak? pengen banget coba kesana

    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa kak, kalau masalah jarak hampir sama dari jogja ke pacitan, lebih enak sewa motor kak biar lebih enak explore pantai disana... CP penginapannya saya gak punya, kebetulan on the spot nginep di pantai klayar ---> http://www.crazytravelmate.com/2016/04/backpacker-ke-pacitan-1.html

      Delete
    2. ayo di coba kak, mungpung cuaca lagi bagus ^_^

      Delete