Curug Malela, Perjalanan Yang Indah dan Melelahkan

Curug Malela !! mungkin namanya asing di telinga, tapi percayalah curug ini adalah yang terbaik di Bandung. lokasinya sendiri berada di "rumah belakang" saya. iyah rumah belakang yang jauh hahaha.  Curug Malela ini mirip dengan niagara namun dengan ukuran mininya.

Ada dua opsi jika kalian ingin menuju ke Curug malela, pertama menggunakan kendaraan pribadi seperti motor atau mobil, tidak disarankan naik sepeda atau becak ., atau jika kalian tidak punya kendaraaan atau dari luar kota kalian bisa naik kendaraan umum kok....
Untuk menaiki kendaraan umum dari bandung menuju curug malela kalian bisa :
**naik elf di pasar ciroyom , menuju gn.halu/buniajaya.dengan waktu tempuh sekitar 3-4jam
**naik bus madona warna biru di terminal leuwi panjang dengan jurusan cililin , lalu turun di terminal sindang kerta, perjalanan sekitar 2-3jam, lalu dari cililin naik elf dengan jurusan buniajaya...
Dari terminal buniajaya kalian harus menggunakan ojek untuk ke curug malela , karena tidak ada kendaraan lain.. Dan jalanan yang di laluipun ancur parah sekitar kurang lebih 13km. Nguahahaha
Okey, Sabtu pagi saya berangkat dengan pacar saya beserta ke empat teman saya menggunakan sepeda motor. Meeting pointnya jam 6 di rumah saya (sukajadi). Sekitar jam 6, kedua teman saya sudah datang, dan mereka mempunyai nama loh, nama mereka tio dan irvan .. Tinggal nunggu 2 teman lagi, sebut saja adi dan indah. Adi yang notabene rumahnya di dago musti menjemput dulu indah yang berada di daerah cimahi. Okey kami pun ke cimahi dulu untuk menjemput indah ... Sekitar jam 7.10 an indah pun datang di lokasi yang telah di tentukan...  waktunya berangkat !! 

Rute yang kami lewati menuju Curug Malela adalah Bandung-Cimahi-Cimareme-Batujajar-Cililin-Sindangkerta-Gunung Halu-Buniajaya-Desa Cicadas-Malela..

Dengan menggunakan 3 motor kami melewati cimahi lalu cimareme, jalanannya mulus semulus hatiku kepadamu.... Serius ceritanya ye!!  
Sesampainya di daerah cimareme, banyak plang2 besar menunjukan jalan, namun terselip arah menuju “CURUG MALELA”, sebenarnya kami mengandalkan GPS dan tanya2 ke orang, karena diantara kami belum pernah ada yang ke curug malela, padahal kami tinggal di bandung sejak kami masih belajar merangkak hingga kumisan dan jenggotan .. Duuhhhh.. 
Jadi,,,,, untuk ke curug malela sebenarnya tidak terlalu sulit bagi kalian yang belum pernah kesana, tinggal ikutin saja kata hati dan kata jiwa dan PLANG yang bertuliskan CURUG MALELA.. Di jamin gakan tersesat sampai ke arab saudi. Dijamin !!  
petunjuk arah menuju curug malela
Dari cimareme kami belok kiri menuju batujajar dan cililin, nah dari sini kendaraan kita di paksa untuk mengurangi kecepatannya, karena jalannya udah gak semulus cimahi-cimareme. Sekitar pukul 08.45 kami sampai di pasar cililin, sempat terjadi kemacetan di pasarnya, karena banyak ibu2 yang belanja di pagi itu, padahal udh siang yah, masih aja rame.. Hahhaa.”ibu-ibu selalu terdiskriminasi”....  

Perjalananpun di lanjutkan kembali, penunjuk arah menuju curug malela udh sangat jelas, setiap belokan atau perempatan pasti nongol tulisan “CURUG MALELA”. Dan sesampainya di daerah Gn.Halu, fisik kita mulai di uji, jalan yang banyak lubang serta menanjak cukup untuk membuang kenangan masa lalu kalian. Tapi jangan khawatir pemandangan di kanan kiri jalan, ajibbb, dan hawa dingin juga udah mulai terasa.. 

Di daerah gn.halu , saya kebelet buang air kecil, nyari SPBU kaga ada, akhirnya saya menemukan masjid yang menyediakan WC umum.. Nikmat itu simple, ketika kamu kebelet buang air, lalu kamu menemukan WC, dan setelah kamu buang air, serasa utang2mu LUNAS . Nikmatnya hidup ini   #ngomongapasihkamu .... lanjoooott.....

Saatt mau ke buniajaya (masih di gn.halu), kami di berhentikan oleh beberapa orang, kami pikir kami sudah mau sampai, ternyata sedang terjadi buka tutup jalan, nguahahaha kopi mana kopi ......
Usut punya usut, ternyata jalanan ini sedang di cor beton (betonisasi) aihhh.... Waarga sekitar sangat antusias dengan perbaikan jalan ini, karena sudah seharusnya jalanan yang menghubungkan antar desa ke desa harus sudah sebagus di kota.. Intinya pembangunan infrastuktur jangan terpusat dikota.....  Kita ini Indonesia !!  
Sedang di cor beton (jadinya buka tutup jalan)
Sekitar 10menitan kami menunggu, akhirnya belum maju juga wkwkwkkw. Sayangnya gak ada yang jual kopi di TKP yakk ...hahaha ... Tapi tak berapa lama kemudian jalan yang dari arah kami pun di buka... Nyyyoookk. Tetap hati2 karena jalannya berlumpur dan licin .hhehehe ... dan ternyata panjang juga jalan yang sedang di cor beton ini, sekitar 2-3km...

Sekitar jam 10 pagi kita sampai di daerah buniajaya, cukup melelahkan sekali perjalanannya,. Di tambah jalannya ancurrrrrrrr,,, haddduhhh rasanya badan bener2 pengen terjun ke tempat pijit....
Okey perjalananpun dilanjutkan kembali, melewati perkebunan montaya, jalannya ancurrr curr currr, namun pemandangan kebun teh yang terhampar di kiri kanan jalan, membuat semangat kami tak luntur.... 

Sekitar jam 10.40 kita sampai di gerbang atau gapura selamat datang di curug malela,, baru sampai sini pun stamina kami sudah terkuras habis2an .. Oh yaa.,, Curug malela sekarang ada biaya restribusinya sebesar 5rb rupiah/orang.. Waktu saya masuk kan 3 motor, pertama saya duluan di tagih dan di beri tiket masuk sama petugas disana, saya pun ngeraba dompet dulu berharap ada uang receh.. *Cie sok receh.. Haha, tau saya akan mengambil uang didompet, petugas pun lalu berinisiatif menagih motor di belakang saya (irvan dan tio), dan selanjutnya motor ke 3 (adi & indah), nah ketika giliran saya mau bayar, eh si penjaganya bilang “sudah mas sudah”, saya pikir sudah di bayarin sama si adi atau si irvan,. Pas saya konfirmasi di perjalanan ternyata tidak ada yang bayarin .. Wkwkkw ,, saya juga aneh .. Gpp lah yang penting saya geratisss... Lumayan rejeki anak sholeh. hhahha 

Perjalanan dari gapura curug malela menuju TKP sekitar 3-5km an , dannn inilah puncak dari tantangan menuju curug malela.... Gilaaaaaaaaaaaaaaaa jalannya ancur parah ,, stone road, arhhhhhhhhhhhh...... Sebenernya bisa saja kita parkir di gapura lalu menyewa ojek, namun karena kekeuh pengen naek motor, akhirnya kami memutuskan untuk melewati jalur stone road ini... Kwowkokwo... Monggo di lihat jalurnya ..
Monggo ada yang mau nge trail?
Berakit-rakit kita ke hulu berenangnya nanti saja -_-
Bahkan si indah terheran2 dan bilang “ini bukan jalur buat motor kali, ini jalur trekingnya kali”, karena memang tidak ada motor yang melewat saat itu.... 

Sekitar setengah perjalanan, ada beberapa motor yang lewat, dan itu meyakinkan kami bahwa disini ada kehidupan , bhakkk.. 

And finally  setelah susah payah melewati jalan yang ancur sekitar jam 12 kami sampai juga di lokasi parkir curug malela, gilllaaa... bener2 menguras tenaga, mana saya belum sarapan pula.... Ngos2an minta ampuuuuuuuuuuunnn..... Pokoknya cape lahir batinn.. 
Jadi kalau mau ke curug malela siapkan mental dan fisik yang prima ....
Parkir Curug Malela
Kami pun langsung memesan makanan dan kopi hangat... Harga makanannya pun cukup di bandrol 15rb rupiah kita bisa mengambil nasi sepuasnya, sayur sepuasnya plus lauk pauknya yang komplittt banget deh... Saya memesan sepiring untuk berdua biar irit gitohh.... Hhhehehe.. Jangan lupa untuk memakmurkan warga sekitar yah ....
yang laper baper hahha
Okey waktunya trecking, intinya menuju curug malela ini gakan ada yang namanya leyeh2 seperti di pinggir pantai... Jarak dari tempat parkir menuju curug malela sekitar 2-3kman deh kayakanya.. Jalannya menurun, terdapat tangga2 kecil untuk kita pijaki,, jadi untuk aksesnya sendiri tidak terlalu sulit, dan tidak akan nyasar !! Tanpa tourguide pun bisa !! Tapi kalau pengen tau tentang curug malela lebih mendalam, kalian bisa sewa tour guide atau sekedar ngobrol dengan warga sekitar......
Welcome To Curug Malela
Ayo ngagorolong - menggelinding
Di tengah Perjalanan Sudah Terlihat Curug Malela dari kejauhan, Subhanallah pemandangan yang begitu menakjubkan...
Beauty Waterfall
Lokasi curug malela dilihat dari kejauhan
Ayo backpacker ke curug malela guys 
Masih Ada perjalanan Panjang.. Semangat !!
Kebetulan kami datang pada saat musim hujan, jadi airnya sedikit kuning, hohooh .. di curug malela sendiri terdapat beberapa warga yang menjaga dan membantu para wisatawan yang datang.. Untuk musim hujan  sebenarnya boleh boleh saja asal tetap ikuti aturan2 dari warga sekitar,, jangan sampai ingin berselfie ria di tempat yang extream, malah jadi petaka... Intinya kita bermain di alam , jaga selalu alam, nikmati dan rasakan... Tapi lebih recomended ke curug malela saat musim panas tiba.. Airnya lumayan jernih “katanya”...Cihuyyy.. 

Setelah sampe lokasi ... Look it .........
Curug Malela
Ayo Piknik Biar Gak Baper :D
Madara vs Harasima... (Lembah Kematian) haha
Puas memandangi Curug Malela di depan mata, kami pun mencoba turun untuk mencicipi lebih dekat curug malela, tetap hati2 dan ikuti peraturan disana yah guys... 
Jump In Curug Malela
Ini kisah persahabatan saya.. iyahh saya yang lagi motret :'(
Kami pun mencoba mendekati curug malela, tapi hati2 yah untuk mendekati curug malela ini jalannya extream, musti saling berpegangan dengan mantan.. eh teman maksudnya  , tapi tetap ada penjaga yang mengawasi kita ... 
Curug malela dari dekat.. cipratanya sungguh dasyat mennn
Setelah puas memandangi alam ciptaanNya. Kami pun bergegas pulang karena jam sudah menunujukan pukul 15.15... Nahhh Untuk pulangnya nih yang rada membutuhkan semangat dan tenaga ekstra.... inimah bikin betis besar kayak aderai, gemporrrr makk.....
Jalur Treking menuju pulang.. gempor Mak !!
Sekitar setengah jam treking akhirnya kita sampe di parkiran , kami pun beristirahat di warung sambil menenangkan nafas yang sedari tadi berteriak... rasanya urat di betis pada mau copottt..... Dan saya curiga nanti malam saya bakalan sakit badan, “pegel2 coyy !!”... 

Sore yang cantik di malela, walau sedang musim hujan tapi hari ini tak nampak mendung, ataupun rintik hujan, malahan cuacanya cerah banget, bersahabat banget .... Bersyukur dah pokoknya hari ini, mendapatkan pengalaman yang baru.. 

Di sisa-sisa tenaga, kami masih harus melewati jalan yang extream, untuk mencapai daerah buniajaya.... Untung saja tidak hujan , kalau hujan bisa repot nih gegara jalannya tambah ancur...
Perjalanan pulang tentu 2x lebih berat daripada berangkat tadi,, tapi pegunungan2 di curug malela ini membuat pejalanan tidak terasa begitu melelahkan,, karena pemandangan yang disuguhkan begituuu luar biaasaa... 
Sekitar jam setengah 7 malam, kami sampai di sindangkerta, kami beristirahat sejenak sebari mengisi bahan bakar di SPBU,,,, dan setelah itu perjalanpun di lanjutkan kembali...

And finally sekitar jam 8 malam kami sampai di daerah cimahi, nah dari sini, kita berpisah , karena rumah kita berjauhan,,, saya pribadi sampai rumah sekitar pukul 08.30 malam... Dan saya menghubungi teman2 dan mereka sampai selamat di rumah masing2... Alhamdulillah banyak pelajaran dan pengalaman untuk hari ini ... 
and soo thx too all....
Hari ini luar binaasa biasa, perjalanan yang sangat melelahkan.. Sampai saya tak bisa merangkai kata2 bijak... Ciiiieeeee elah ..  

Curug Malela, Is The Best Waterfall In Bandung ... This Paradiso In Indonesia.. 

Jangan pernah menyesal ketika kalian berjalan terlalu jauh , karena perjalanan itu sebuah kenikmatan dan anugrah ..... Terselip pembelajaran disetiap perjalanan.. 

Saya mau kasih tipssss sedikit untuk menuju curug malela..
- jika menggunakan motor, lebih bagus menggunakan bebek atau sport (dengan ban sedikit lebih besar), karena pada saat saya menggunakan motor matic , kena batu 3x , alhasil motor matic saya sedikit lecet...
- jika ingin ke curug malela di sarankan lebih pagi, karena perjalanan dari kota bandung memakaan waktu 3-4 jam menggunakan sepeda motor,
- siapkan fisik dan mental, karena medan yang akan di lalui benar2 ancur parah..
- ketika sampai di daerah sindangkerta , usahakan isi bensin FULL, karena saya lihat di daerah gn.halu - curug malela, tidak ada SPBU , tetapi jika kalian kehabisan bensin, jangan khawatir, banyak warga sekitar yang jual bensin eceran ...
- jika anda tersesat , jangan pernah malu untuk bertanya, tapi pada saat saya kesana , petunjuk jalur curug malela udah sangat jelas
- jangan lupa beli kopi atau cemilan di warung yang berada di objek wisata curug malela
- ramah, jaga kesopanan, ikuti aturan yang ada disana, dan jangan sompral.
- buang sampah pada tempatnya...
- jangan lupa Berdoa dan minta ijin orang tua..


Dicurug malela juga ada spot untuk Campingnya juga loh 
Selamat menikmati Curug Malela.. Enjoy In Bandung  





































Ayye Arifin

We Are Crazy ^_^

10 comments:

  1. curugnya keren.. tapi akses ke sananya masih belum tertata dengan benar tuh..

    ReplyDelete
  2. Sumpah, keren banget ini tempat! Ngeliat dari foto aja udah bagus banget, gimana kalo langsung ke Curug aslinya yak :D hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau ke tempat aslinya ente bakalan langsung nyebur gan :D

      Delete
  3. wah sangat indah nan asri pemandangannya gan jadi pengin ngetrip kesana tapi belum ada ongkos :'(

    ReplyDelete
  4. Thank you for recommending and sharing this place tx appreciate that

    ReplyDelete
  5. kang kalau kira kira saya kesana bulan sekarang, jalan udh bagusan blm ya kang? nuhun kang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beberapa jalan udh di cor kang, untuk menuju gapura curug malela nya sih sya rasa ok kang masih bisa di toleransi, tpi kalao dari gapura menuju tempat parkir jalannya bikin badan kocar kacir (kalau bawa motor) hihihi selamat berlibur kang ^^

      Delete